Pengunjung Online Saat Ini

Bergabung dengan Grup Facebook Kami Klik Disini

Follow juga akun Instagram kami Klik disini atau @info.lokercikarang

Info Loker Lainnya Klik disini

9 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memulai Bisnis




 
9 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memulai Bisnis - Berbisnis adalah salah satu cara usaha untuk mendapat penghasilan yang banyak dipilih masyarakat. Tidak hanya sekedar sebuah usaha, berbisnis juga dapat menghasilkan pendapatan yang cukup besar. Oleh sebab itu, tidak jarang karyawan yang sebelumnya bekerja di kantoran beralih profesi menjadi pebisnis. Selain itu, dinamika yang dihadapi saat menjalankan bisnis membuat para pebisnis menjadi lebih tertantang untuk mempertahankan dan meningkatkan skala bisnisnya, sehingga menjalani bisnis tidak akan membosankan seperti menjadi karyawan tetap yang hanya melakukan sesuatu sesuai perintah dari atasan dan penuh dengan tekanan. 

Keinginan untuk memulai bisnis adalah sesuatu yang baik apalagi jika benar-benar memiliki niat yang kuat untuk memulai bisnis. Namun sebelum memulai bisnis, sebaiknya mempelajari terlebih dahulu tentang bisnis yang akan dijalankan. Misalnya mempelajari target bisnis, lokasi bisnis, kelebihan hingga kelemahan bisnis yang akan dijalani. Dengan begitu, Anda akan lebih memahami lebih jelas seluk beluk bisnis yang akan dijalani, sehingga nantinya bisnis tersebut juga akan memberikan hasil sesuai dengan yang diinginkan.

Biasanya banyak orang memutuskan untuk memulai bisnis sendiri karena lelah dengan tekanan yang didapatkan di kantor saat menjadi karyawan. Padahal dalam menjalankan bisnis, tekanan yang akan didapat lebih hebat lagi. Karena dalam berbisnis diperlukan pengelolaan yang baik agar bisa bertahan dan bersaing dengan bisnis lain yang serupa. Namun beralih untuk menjalankan bisnis ini sangat cocok bagi Anda yang menyukai tantangan, dan senang berinovasi, serta mengambil resiko akan berbagai hal baru yang berkaitan dengan bisnis tersebut. 

Untuk itu, supaya Anda tidak salah langkah dan justru mengalami kerugian dalam berbisni, Anda bisa mempelajari 9 hal yang perlu dipersiapkan sebelum memulai bisnis berikut ini. 


1. Pastikan Anda sudah memupuk mental seorang pengusaha dalam benak Anda. 



Mempersiapkan mental dan pola pikir pengusaha adalah hal yang sangat penting sebelum memulai bisnis. Bila sebelumnya Anda hanya memiliki pola pikir yang statis sebagai seorang karyawan, maka ketika akan memulai usaha atau bisnis Anda harus mengubah pola pikir Anda menjadi lebih tinggi dan visioner. Karena nantinya Anda yang akan memimpin diri sendiri dan tenaga kerja Anda. Pola pikir pengusaha tersebut misalya berpikir tentang perkembangan usaha, perubahan, arah dan tujuan usaha, visi dan misi usaha, hingga hal-hak yang tidak terduga lainnya. Sementara itu, mental pengusaha yang harus Anda miliki adalah mental yang kuat, pantang menyerah, dan selalu mencari cara untuk mempertahankan dan memajukan bisnisnya. Dengan begitu Anda akan dapat membawa bisnis Anda menjadi sukses.


2. Pastikan Anda sudah memiliki keahlian dibidang bisnis tersebut, atau minimal memahami dengan jelas menganai bidang bisnis tersebut. 




Memiliki keahlian di bidang bisnis yang dijalani sangat penting untuk kelangsungan bisnis yang dijalani. Misalnya bisnis di bidang katering, maka harus memiliki keterampilan mengenai usaha katering mulai dari keterampilan dalam memadupadankan menu katering, keterampilan memasak yang enak, dan sebagainya. Namun jika tidak memiliki keahlian memasak, berbisnis katering lun masih memungkinkan dilakukan asalkan memiliki tenaga kerja yang ahli di bidang memasak atau yang ahli di bidang bisnis tersebut. 
 
 
3. Rencanakan tujuan usaha sematang-matangnya. 


Merencanakan arah dan tujuan usaha akan membuat usaha bisnis Anda menjadi lebih terarah dan bisa dijalankan sesuai dengan yang diharapkan. Oleh sebab itu, tentukan arah dan tujuan bisnis Anda sejelas mungkin sebelum memulai usaha bisnis apapun.
 

4. Pahami teknik dalam menjalankan usaha. 





Tidak hanya memimpin bisnis atau usaha, seorang pengusaha juga harus memahami teknis masing-masing bidang yang diperlukan dalam usaha yang ingin dijalani. Meskipun tidak memiliki latar belakang di bidang bisnis atau usaha tersebut dan tidak mengetahui detail teknisnya, namun Anda juga harus memahami teknis bisnis yang dijalani untuk kelangsungan usaha atau bisnis. Jika Anda kurang mengetahui teknis bisnis secara detail, Anda bisa mempekerjakan atau sesekali menyewa tenaga kerja yang ahli dalam bidang bisnis tersebut. 


5. Persiapkan modal secukupnya sesuai dengan perhitungan saat merencanakan bisnis. 



Dalam memulai usaha, hal utama yang diperlukan tentunya adalah modal. Modal yang dimaksud tidak hanya dalam bentuk uang saja, tetapi juga juga tenaga kerja, lahan usaha, bangunan, perlengkapan dan peralatan usaha, serta mesin. Oleh sebab itu, menyediakan modal yang cukup sangat diperlukan dalam membangun sebuah usaha atau bisnis. Selain itu, jika Anda ingin usaha Anda cepat berkembang, maka modal yang dibutuhkan juga harus lebih banyak. Modal yang lebih nanti bisa digunakan untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu yang tidak terduga nantinya. Apalagi bagi Anda yang belum terlalu berpengalaman di bidang bisnis dan belum bisa memprediksi hal-hal di luar perkiraan, maka menyiapkan modal yang lebih sangat diperlukan. Apabila modal yang Anda miliki belum mencukupi, Anda bisa melakukan pengajuan pinjaman online.
 

6. Persiapkan pemasaran seoptimal mungkin. 




Bagaimanapun produk yang Anda hasilkan nanti, hal yang sangat penting untuk Anda persiapkan adalah sistem pemasaran yang baik agar hasil penjualan bisa memuaskan sesuai dengan yang diinginkan. Oleh sebab itu, Anda harus menyiapkan strategi marketing terbaik, yaitu efektif dan efisien untuk memasarkan produk yang Anda jual nantinya. Untuk itu, Anda bisa melakukan strategi marketing secara online maupun offline. Secara online misalnya melalui media sosial, instant message, website, toko online, blog, dan sebagainya. Sementara itu, strategi marketing secara offline misalnya dengan menyebarkan brosur, dan sebagainya.
 

7. Berkomitmen untuk selalu bekerja keras. 




Ketika membangun sebuah bisnis, Anda akan mulai dihadapkan dengan resiko bisnis seperti mengalami masa sulit saat target konsumen belum terpenuhi. Hal ini sebenarnya wajar bagi bisnis yang baru dirintis. Oleh sebab itu, Anda harus lebih kerja keras lagi untuk mengenalkan bisnis atau usaha Anda kepada masyarakat supaya bisa menjaring lebih banyak konsumen. 
 
 
8. Mencari tim atau partner bisnis. 




Sehebat apapun Anda, dalam menjalankan suatu bisnis juga perlu memiliki tim dan partner bisnis. Karena tim atau partner bisni tersebut akan membuat Anda lebih mudah dalam menjalankan bisnis. Dengan begitu, bisnis yang dijalankan pun akan bisa menjadi lebih berkembang. 
 
 
9. Pelajari proses pembuatan ijin usaha. 



Sebagai warga negara yang baik, Anda juga harus mematuhi hukum yang berlaku dalam menjalankan suatu bisnis yaitu menguris surat izin usaha perdagangan (SIUP). Jika Anda sudah memiliki SIUP, mengembangkan skala perdagangan dengan cara ekspor akan menjadi lebih mudah dan bisnis yang Anda jalankan pun akan menjadi legal atau sah. 

Nah, Itulah sembilan hal yang harus dipersiapkan sebelum memulai berbagai macam bisnis. Umumnya kendala utama yang dihadapi sebagaian besar orang yang ingin memulai bisnis adalah keterbatasan modal. Namun kini masalah keterbatasan modal bukan menjadi alasan lagi dalam memulai bisnis, karena calon pebisnis atau pengusaha sudah bisa melakukan pinjaman uang tanpa jaminan online. Sehingga tidak hanya memulai bisnjs saja yang menjadi lebih mudah, namun mengembangkan bisnis pun juga semakin mudah. 


4. Tips Memulai Usaha Kuliner yang Sukses 

Usaha kuliner memang usaha yang tidak ada matinya, karena pada dasarnya setiap orang selalu membutuhkan makanan baik untuk mempertahankan kehidupan, maupun untuk sekedar pemuas selera. Oleh sebab itu, meskipun banyak pesaingnya, namun usaha kuliner sukses menarik minat banyak pebisnis dari berbagai kalangan. Banyak jenis usaha kuliner yang banyak diminati masyarakat, seperti jajanan tradisional, usaha keripik rumahan, kue atau cake, restoran, kafe, rumah makan, warung makan, dan sebagainya. Semua jenis bisnis kuliner tersebut memiliki banyak peminat di kalangan masyarakat, apalagi saat ini semakin banyak inovasi 



Memulai usaha kuliner bagi pemula bukanlah hal yang mustahil dijalani. Karena dalam bisnis kuliner, masih banyak celah dan peluang kesuksesan yang bisa diraih. Peluang bisnis tersebut akan tercipta dengan adanya inovasi. Sebab, bisnis kuliner yang tetap bertahan dan memiliki banyak persaingan akibat selalu adanya inovasi dari setiap pelaku usahanya. Oleh sebab itu, untuk menghadapi persaingan dalam bisnis kuliner, hal yang paling dibutuhkan adalah kreativitas dalam berinovasi menciptakan resep maupun cara pemasarannya. Selain itu, banyaknya rintangan dalam usaha kuliner juga membuat para pengusaha kuliner harus tetap tekun dalam menjalankan usaha, supaya bisnis kuliner yang dijalankan tetap bertahan dan konsisten. 

Bagi Anda yang berminat dalam memulai bisnis kuliner, berikut ini ada tips memulai usaha kuliner yang sukses dan dapat Anda coba, antara lain: 

1. Menentukan target pasar. 

Dalam memulai bisnis apapun, tentunya yang perlu dilakukan adalah menentukan target pasar terutama dalam bisnis kuliner. Target pasar dalam bidang bisnis kuliner ini justru harus harus ditentukan lebih spesifik lagi. Dengan menentukan target pasar yang lebih terperinci seperti umur, pendapatan, gaya hidup, dan sebagainga, maka Anda akan lebih mudah membuat strategi bisnis kuliner yang Anda rintis. Misalnya usaha kafe di sekitar kampus dengan target pasarnya adalah mahasiswa. Dengan begitu, Anda bisa menjual harga makanan dan minuman di kafe Anda sesuai dengan harga yang lebih terjangkau sesuai kantong mahasiswa. 
 
2. Memilih lokasi usaha yang strategis. 

Sama halnya dengan menentukan target pasar, memilih lokasi usaha kuliner yang strategis juga menjadi salah satu kunci keberhasilan usaha kuliner. Lokasi yang strategis tersebut misalnya di pinggir jalan yang ramai lalu lalang masyarakat, di kawasan yang banyak terdapat usaha kuliner atau di lokasi sentra kuliner, di sekitar pusat keramaian, di dekat pemukiman penduduk, dan masih banyak lainnya. Dengan begitu, masyarakat akan lebih mudah menjangkau lokasi usaha kuliner Anda dan usaha kuliner Anda pun akan lebih ramai dikunjungi masyarakat.
 
3. Membuat inovasi. 

Tidak dapat dipungkiri bahwa usaha kuliner memiliki pesaing usaha yang sangat banyak, sehingga akan sulit bagi usaha kuliner baru untuk mengambil hati pra konsumen. Akibatnya, usaha kuliner yang dijalankan akan terancam gagal. Untuk menghindari hal tersebut, maka diperlukan inovasi yang kreatif dalam menciptakan produk kuliner, mulai dari kreasi resep, menciptakan varian rasa baru, dan masih banyak lagi. Inovasi produk kuliner akan membuat usaha kuliner yang dijalankan menjadi lebih bisa bersaing karena mampu menarik minat masyarakat. Namun sebaiknya inovasi yang dilakukan tidak hanya sebatas produk kuliner saja, tetapi juga lokasi usaha kuliner tersebut yang didesain sedemikian rupa supaya lebih unik namun sangat menarik.
 
4. Memilih supplier yang paling tepat. 

Dalam usaha kuliner, tentunya akam diperlukan bahan untuk membuat produk kuliner tersebut. Sebagai unsur utama dalam bisnis kuliner, memilih bahan yang berkualitas dan harga yang terjangkau akan membuat produk kuliner Anda lebih unggul dibandingkan produk kuliner dari pesaing karena lebih berkualitas dan harganya lebih terjangkau. Oleh sebab itu, sebaiknya pilihlah supplier bahan produk kuliner yang paling tepat yaitu yang terpercaya, menjual barang yang berkualitas, dan harga yang terjangkau. Jika Anda tidak memiliki informasi yang cukup mengenai supplier yang terbaik, Anda bisa melakukan survei supplier terlebih dahulu. 

5. Menyiapkan pengetahuan dan keahlian. 

Pengetahuan dan keahlian di bidang kuliner sangat penting dimiliki oleh seorang pengusaha kuliner. Misalnya pengetahuan.dan keahlian di bidang memasak, membuat kue, dan sebagainya. Dengan adanya pengetahuan dan kehlian tersebut, Anda akan menjadi lebih mudah mencoba memadu padankan bahan dan akhirnya bisa menemukan resep baru. Selain itu, jika memiliki keahlian di bidang kuliner, membuat ide-ide inovasi produk kuliner akan menjadi lebih mudah diterapkan. Itulah mengapa memiliki keahlian di bidang kuliner sangat perlu untuk kelangsungan bisnis ini meskipun nantinya Anda akan mempekerjakan tenaga ahli. 

6. Menjaga reputasi usaha. 

Menjaga relutasi usaha adalah hal yang sangat diperlukan dwlam berbagai macam usaha, terutama usaha kuliner. Banyak usaha kuliner yang bisa bertahan hingga berpuluh-puluh tahun karena memiliki reputasi yang baik dan banyak dikenal masyarakat hingga memiliki banyak pelanggan setia. Cara menjaga reputasi usaha kuliner agar selalu bertahan dan memiliki pelanggan yang setia adalah dengan menciptakan produk kuliner yang memiliki cita rasa yang enak. Pertimbangan utama konsumen dalam membeli produk kuliner adalah rasanya. Oleh sebab itu, buatlah produk kuliner dengan rasa yang sangat enak. Selain enak, peoduk kuliner juga harus sehat dan baik untuk dikonsumsi karena terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas. Selain itu, pelayanan kepada pelanggan juga harus semaksimal mungkin, sehingga pelanggan akan merasa puas
 
7. Membuat brand atau merek produk. 

Membuat brand atau merek produk kuliner juga perlu dilakukan untuk memudahkan Anda dalam melakukan promosi. Brand produk kuliner Anda nantinya akan menjadi citra usaha kuliner yang Anda jalani. Jika citra produk kuliner Anda terkenal baik, maka masyarakat pun lama kelamaan akan menjadi lebih royal dengan produk Anda. Supaya lebih mudah diingat masyarakat, Anda bisa membuat brand atau merek yang unik dan menarik.

8. Memanfaatkan teknologi komunikasi dan internet. 

Perkembangan teknologi komunikasi internet seperti yang terjadi di beberapa tahun belakangan ini bisa membuat peluang bisnis kuliner Anda terbuka semakin lebar. Untuk itu, Anda harus pandai-pandai memanfaatkan teknologi komunikasi dan internet tersebut untuk mengembangkan bisnis kuliner yang dijalankan. Misalnya dengan melakukan promosi produk kuliner melalui internet seperti media sosial, website dan sebagainya. Dengan begitu, produk kuliner yang Anda miliki akan menjadi semakin populer dan memiliki jangkauan pasar yang semakin luas.
 
9. Tekun dan sabar di awal usaha. 

Sebagai perintis usaha kuliner, Anda harus memiliki sifat yang tekun dan sabar. Karena banyaknya pesaing usaha kuliner akan menjadi rintangan tersendiri bagi Anda. Wajar saja bila pelanggan Anda sangat sedikit di awal usaha kuliner, karena masyarakat mungkin belum mengenal produk Anda. Jika produk kuliner Anda memang berkuakitas, lama kelamaan pelanggan akan semakin banyak berdatangan. 

Itulah 9 tips memulai usaha kuliner yang sukses. Meskipun pada dasarnya dalam usaha kuliner memiliki banyak pesaing, namun keuntungan yang didapat dalam usaha tersebut sangat menjanjikan. Apalagi saat ini memulai bisnis kuliner akan menjadi lebih mudah dengan adanya pinjaman online segera yang aman dan terpercaya. Selain itu, Anda juga bisa mengembangkan usaha kuliner Anda lebih besar lagi dengan pinjaman uang pribadi sebagai modal untuk mengembangkan usaha.


-* Semoga Bermanfaat *-

Silahkan mendaftar melalui E-mail untuk berlangganan artikel terbaru dari blog ini.

0 Response to "9 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memulai Bisnis "

Post a Comment